Rabu, 8 September 2010 | Berlangganan Majalah TRUST 
Sub Rubrik:

Vista Dilirik kendati Mahal

Agus S. Riyanto, Julianto, dan Ahmad Pahingguan
 
NAMA Bill Gates tak terpisahkan dari aroma kekayaan. Sang pendiri perusahaan software Microsoft Corp. ini selalu menjadi langganan daftar orang paling kaya di dunia versi majalah Forbes. Kekayaannya kini mencapai US$ 56 miliar atau sekitar Rp 513 triliun. Itu artinya setara dengan 71% APBN Indonesia tahun 2007.
Kekayaan Bill Gates jelas akan terus bertambah dan bertambah. Akhir tahun lalu, Microsoft Corp. meluncurkan Microsoft Vista. Saat ini Vista telah tersedia di 70 negara dengan 18 bahasa berbeda. Hingga Maret lalu, Vista telah dipakai oleh lebih dari 20 juta komputer. Penetrasi ini jauh lebih cepat ketimbang ketika Microsoft meluncurkan Windows XP, tahun 2001 lalu. Dua pekan silam, Vista resmi mampir di Indonesia.
Sejatinya, produk teranyar Microsoft yang menggantikan Microsoft XP itu sudah ada di etalase toko-toko komputer di Jakarta sejak Januari 2001 lalu. Hermawan Sutanto, Product Marketing Manager Windows Client, Microsoft Indonesia, menuturkan, selama dua bulan, Vista mampu merebut pasar XP sebesar 35%. Berapa angka penjualan pastinya? Hermawan enggan menyebutkan.

 Artikel Lain
Agar Bea Masuk Sebening Berlian
Murah Kok Dilarang?
Sulitnya Main Tempel
Sapa Suru Datang Jakarta
Vista Dilirik kendati Mahal
Gembos Akibat Pungli
Rating Pemecah Rekor
Mengalah untuk Menang
Tut…Tut…Tut…, Pake AC
Tender Panas Bumi Mulai Panas
Juni mendatang, Microsoft Indonesia juga akan meluncurkan Vista versi Bahasa Indonesia. Hingga akhir tahun ini, rencananya Vista akan memiliki 99 versi bahasa di seluruh dunia. ”Banyak konsumen yang merasa lebih nyaman bila menggunakan tools berbahasa Indonesia,” ujar Hermawan.

DI GLODOK MASIH ADEM AYEM
Di pasar Indonesia, Vista mengandalkan jalur original equipment manufacturing (OEM) dan mengincar pangsa pasar 60% dari total komputer yang terjual di sini. Saat ini, ada sekitar 1,5 juta personal computer (PC) tiap tahunnya yang terjual. Artinya, Vista minimal akan mengincar sebanyak 900 ribu komputer yang terjual tahun ini.
Microsoft juga memiliki trik khusus untuk memikat hati konsumen Indonesia supaya mau menggunakan Windows yang asli. Caranya bukan dengan memberikan potongan harga penjualan Vista. Tapi, pembeli sistem operasi ini juga menerima berbagai kartu diskon untuk pembelian barang-barang dari rekanan Microsoft seperti, Canon, voucher XL, dan sebagainya. Daftar rekanan itu akan diubah setiap kuartalnya.
Kendati Hermawan mengklaim Vista telah mengambil 35% pasar XP di Indonesia, nyatanya para pedagang komputer di Pasar Glodok dan Mangga Dua, Jakarta, belum merasakannya. Mereka justru mengatakan, penjualan Vista belum begitu banyak.
Valentinus Herman, pedagang di Harco Mangga Dua, menuturkan, banyak pengunjung tokonya yang bertanya tentang Vista. Namun, kebanyakan mereka belum tergerak untuk membeli. Alasannya, kemampuan komputer mereka belum cukup untuk menjalankan Vista.
Komputer yang mampu menjalankan Vista memerlukan prosesor minimal 800 MHZ, 512 MB RAM, dan kartu grafis berkelas DirectX9. Meskipun lumayan tinggi, klasifikasi ini masih belum mampu mendukung grafis high-end Vista, termasuk antar-muka Aero.
Saat ini Vista baru laku bila dijual dengan laptop. Namun, menurut Herman, tak setiap hari ada yang beli laptop dengan sistem Vista. ”Masih lebih laku XP,” paparnya.
Perilaku konsumen Indonesia tak beda dengan sesamanya di belahan dunia lain. Berdasarkan jajak pendapat Harris Interactive, hanya 10% responden yang ingin melakukan upgrade ke Vista dalam waktu dekat. Selain itu, meski banyak orang menunggu kemunculan Vista sebelum membeli komputer baru, 60% responden menyatakan peluncurannya Vista tak memengaruhi anggaran belanja komputer mereka. Survei juga mengungkap 79% responden masih menggunakan XP di komputer rumah mereka.
Tak hanya konsumen. Dell Inc., produsen komputer asal Texas, Amerika Serikat, juga memutuskan untuk menyertakan kembali sistem operasi Windows XP Home dan Professional sebagai pilihan sistem operasi dalam komputer produknya. Keputusan ini diambil perusahaan setelah menerima masukan dari para konsumen melalui situs IdeaStorm.
Kondisi ini membuat Microsoft memutuskan untuk menghentikan suplai XP pada awal Januari 2008. Keputusan itu berlaku untuk semua versi XP, termasuk yang ditujukan untuk media center ataupun tablet PC. Setelah itu, Microsoft membuat masyarakat tak mempunyai pilihan lain kecuali memakai Vista.
Tapi, tunggu dulu, masih ada pilihan bagi konsumen untuk mendapatkan software lain selain Vista. Ingat, masih ada Linux si open source. Dibanding Windows, Windows XP, atau Vista, tentu saja Linux lebih murah.
Paket home edition, business edition, dan starter edition Windows Vista dijual dengan harga mulai US$ 50 hingga US$ 300. Itu artinya sekitar Rp 455 ribu sampai Rp 2,9 juta. Sementara Linux, gratis. Selain itu, Linux juga unggul dalam teknologi.
Tentu saja, Windows lebih unggul dalam aplikasi office-nya. Apalagi Vista didesain dengan tampilan yang wah dan pengoperasian yang elegan untuk presentasi, tulisan, laporan, atau agenda pekerjaan. ”Jadi, Vista itu hanya untuk orang kaya yang kelebihan duit atau perusahaan yang boros saja,” kata praktisi teknologi informasi, Onno W. Purbo.
Hanya saja, tampaknya Linux masih akan keteteran mengejar Vista. Sebab, kurikulum pendidikan, mulai dari SD hingga SMA di Indonesia, tak mengenal sistem operasional lain, kecuali Windows.
Kondisi ini masih ditambah oleh keinginan pemerintah menggandeng Microsoft untuk menyediakan sistem operasional komputer di instansi pemerintah. Meskipun kesepakatan itu belum dijalankan, bukan berarti batal. Bahkan, daerah sebentar lagi boleh menentukan isi komputer instansinya. Kondisi ini dimanfaatkan oleh Microsoft yang siap memberikan diskon hingga 80% untuk pembelian Vista, nantinya.
Ya, begitulah cara Bill Gates menambah kekayaannya. o

MEMANG UNTUK ORANG KAYA

WINDOWS Vista memiliki beberapa fitur spesifik untuk desain grafis dan animasi, juga untuk pengaturan dokumen bisnis. Microsoft memang menawarkan tampilan profesional, desain transparan dengan efek-efek halus seperti refleksi dinamis dan animasi yang halus dengan fitur-fitur navigasi 3D desktop Windows Flip and Flip.
Selain itu, Windows Vista menyandang browser internet explorer 7 (IE7) yang memiliki berbagai fitur menarik. Ada tabbed browsing (kemampuan menampilkan banyak halaman web dalam satu jendela browser), web feeds, dan fasilitas keamanan yang sangat mumpuni. IE7 ini juga menampilkan tools dan page yang berada di kelompok ikon.
Satu hal yang sangat menarik dari IE7 ini adalah sudah disediakannya fasilitas favorites center dan pilihan new tab untuk ganti jendela. Dengan pilihan tab ini, pengguna bisa dengan mudah dan cepat pindah di antara jendela yang ada di IE7.
Tak hanya itu, Vista juga menyertakan windows mail, fasilitas pengganti outlook express yang ada di Windows versi sebelum-sebelumnya. Windows mail memiliki kelebihan ketimbang outlook express. Orang-orang Microsoft menuturkan, windows mail akan membuat penggunanya merasa jauh lebih mudah dan nyaman dalam mengakses e-mail. Ah, ini memang santapannya orang kaya. o


Berikan Komentar untuk artikel ini

Edisi 09 - 10 Tahun VI
31 Desember - 6 Januari 2007
www.mnc.co.id